Dua Kunci Hidup Mulia: Taat kepada Allah dan Jaga Silaturahmi
SINJAI — Ustaz Fajaruddin Arma menyampaikan kajian Ramadan usai salat Isya di Masjid Jami Nailul Maram, Selasa (17/3/2026).
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah tentang keutamaan menjaga silaturahmi serta ancaman bagi mereka yang memutuskan hubungan persaudaraan.
Dalam ceramahnya, Ustaz Fajaruddin mengajak jamaah untuk bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertemu hingga malam ke-29 Ramadan.
“Ini adalah nikmat besar. Kita masih diberi umur, kesehatan, dan kesempatan untuk beribadah serta menghadiri kajian hingga malam hari ini. Semoga apa yang kita dengarkan bisa kita pahami dan mengantarkan kita menjadi manusia yang semakin taat kepada Allah SWT,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan, dalam kehidupan manusia terdapat dua aspek dasar yang harus selalu dibangun secara seimbang, yakni hubungan dengan Allah SWT dan hubungan baik dengan sesama manusia.
Menurutnya, hubungan dengan Allah diwujudkan melalui ketaatan dalam beribadah, sedangkan hubungan dengan sesama manusia diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mempererat silaturahmi.
“Kita semua adalah saudara. Karena itu kita harus saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling membantu. Inilah dasar penting dalam membangun persaudaraan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ustaz Fajaruddin juga mengutip ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan, laki-laki dan perempuan, serta berasal dari berbagai suku dan bangsa agar saling mengenal satu sama lain.
Tujuannya, kata dia, agar manusia mampu membangun hubungan yang baik dan memperkuat silaturahmi.
Namun ia mengingatkan, dalam kehidupan saat ini ada sebagian orang yang sibuk membangun hubungan sosial dengan sesama manusia, tetapi justru lalai memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT.
“Silaturahmi itu penting, tetapi jangan sampai kita hanya fokus pada hubungan dengan manusia dan lupa memperbaiki hubungan kita kepada Allah,” tegasnya.
Di akhir ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk terus memperbaiki ketaatan kepada Allah sekaligus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
“Jika dua hal ini kita jaga, maka insya Allah kita akan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT,” pungkasnya.
Diterbitkan Oleh