Selamat datang di website resmi Masjid Jami Nailul Maram Kabupaten Sinjai Simpan semua kenangan istimewa yang tak terlupakan untuk kehidupan yang akan datang.❤️ Selamat datang di website resmi Masjid Jami Nailul Maram Kabupaten Sinjai Simpan semua kenangan istimewa yang tak terlupakan untuk kehidupan yang akan datang.❤️
Kembali ke Berita
Dakwah dan Kajian 03 Juli 2026 12 Kali Dibaca

Khutbah Jumat : Dua Bekal Meraih Surga

Di hadapan ratusan jamaah yang memadati Masjid Jami Nailul Maram, Jumat (3/7/2026), Ustadz Kaharuddin Nawir menyampaikan pesan mendalam tentang dua bekal utama yang harus dimiliki setiap Muslim untuk meraih surga yang telah dijanjikan Allah SWT, yakni iman yang kokoh dan amal saleh yang ikhlas.

 

Dalam khutbahnya, Ustadz Kaharuddin mengulas kandungan Surat Al-Baqarah ayat 25 yang berisi kabar gembira dari Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Ayat tersebut menggambarkan balasan berupa surga yang penuh kenikmatan bagi mereka yang istiqamah menjalankan perintah-Nya.

 

Ia menjelaskan bahwa untuk memperoleh janji Allah SWT tersebut, manusia hanya diminta memenuhi dua syarat utama. Pertama, memiliki keimanan yang benar kepada Allah SWT yang diwujudkan dengan ketakwaan dan ketaatan dalam menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

 

Menurutnya, sikap tidak taat kepada Allah merupakan jalan yang ditempuh iblis. Ia mengingatkan kisah ketika iblis menolak perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Nabi Adam AS karena kesombongannya, sehingga mendapat laknat dan terusir dari rahmat Allah.

 

"Ketika seseorang tidak taat kepada Allah, maka ia telah mengikuti jalan yang ditempuh iblis. Kesombongan dan pembangkangan menjadi penyebab kehancuran," pesan Ustadz Kaharuddin Nawir.

 

Syarat kedua, lanjutnya, adalah memperbanyak amal saleh yang dilakukan dengan penuh keikhlasan. Ia menegaskan bahwa tidak semua perbuatan baik bernilai ibadah apabila dikerjakan semata-mata untuk mencari pujian atau kepentingan duniawi.

 

"Amal yang diterima Allah adalah amal yang dilandasi keimanan dan dikerjakan dengan ikhlas semata-mata mengharap ridha-Nya," ujarnya.

 

Di penghujung khutbah, Ustadz Kaharuddin mengajak seluruh jamaah untuk terus memperbaiki kualitas iman sebagai bekal terbaik menghadapi kehidupan setelah kematian.

Ia juga mengingatkan keutamaan bulan Muharram sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, pahala dari setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan, begitu pula dosa dari setiap kemaksiatan yang dilakukan.

 

Karena itu, ia mengimbau jamaah agar lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku, memperbanyak ibadah, serta menjauhi segala bentuk maksiat agar memperoleh keberkahan di bulan yang mulia tersebut. (AaN)

Bagikan Artikel : WhatsApp
T

Diterbitkan Oleh

Tim Website Nailul Maram