Alhamdulillah, Apresiasi yang tinggi atas pencapaian sukses dan lancar serta peningkatan hewan qurban tahun ini terhadap Pak Ketua Panitia dan Sekertaris, Bendahara serta seluruh jajaran Panitia Qurban Masjid Jami Nailul Maram, begitupula apresiasi yang tinggi terhadap Jamaah (Warga) dimanapun berada yang mempercayakan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurbannya kepada Panitia Qurban Masjid Jami Nailul Maram, semoga kita semua dipanjangkan umur yang berkah oleh Allah SWT, sehingga kelak tahun depan kita semua dapat kembali berpartisipasi dalam hal tersebut, Salamakki Tafadasalama manekki Aamiin🤲🤲 🙏Alhamdulillah, Apresiasi yang tinggi atas pencapaian sukses dan lancar serta peningkatan hewan qurban tahun ini terhadap Pak Ketua Panitia dan Sekertaris, Bendahara serta seluruh jajaran Panitia Qurban Masjid Jami Nailul Maram, begitupula apresiasi yang tinggi terhadap Jamaah (Warga) dimanapun berada yang mempercayakan penyembelihan dan pendistribusian hewan qurbannya kepada Panitia Qurban Masjid Jami Nailul Maram, semoga kita semua dipanjangkan umur yang berkah oleh Allah SWT, sehingga kelak tahun depan kita semua dapat kembali berpartisipasi dalam hal tersebut, Salamakki Tafadasalama manekki Aamiin🤲🤲 🙏
Kembali ke Berita
Dakwah dan Kajian 22 Mei 2026 78 Kali Dibaca

Ustadz Mushoddiq: Ibadah Tanpa Ikhlas Tak Bernilai di Hadapan Allah

LAPPA, Jemaah Salat Jumat di Masjid Jami Nailul Maram mendapat tausiah penuh makna dari
Pengasuh Ponpes Darul Istiqamah lappae Ustadz Mushoddiq, Lc,. M. Pd, Jumat (22/5/2026).

 

Dalam khutbahnya, ia mengingatkan umat Islam agar berhati-hati terhadap amalan yang berpotensi tidak diterima oleh Allah SWT.

 

Di hadapan ratusan jamaah, Ustadz Mushoddiq menegaskan bahwa salah satu penyebab utama amal tidak diterima adalah perbuatan syirik, yakni menyekutukan Allah SWT atau mengharapkan ridha selain dari-Nya.

 

“Syirik menjadi dosa besar yang dapat menghapus pahala amal seseorang,” ujarnya dalam khutbah.

 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keikhlasan dalam beribadah. Menurutnya, amal saleh yang dilakukan karena ingin dipuji atau dilihat orang lain, atau dikenal dengan riya, tidak akan bernilai di sisi Allah SWT.

 

“Ibadah harus dilandasi niat karena Allah semata, bukan untuk mencari pujian manusia,” pesannya.

 

Tak hanya itu, Ustadz Mushoddiq juga mengingatkan agar setiap ibadah yang dilakukan umat Islam berlandaskan tuntunan Nabi Muhammad SAW. 

 

Ia menegaskan, amalan yang tidak sesuai dengan syariat atau mengandung unsur bid’ah berpotensi tertolak.

 

Khutbah tersebut mengajak jamaah untuk terus memperbaiki niat, menjaga tauhid, serta menjalankan ibadah sesuai ajaran Rasulullah SAW agar amal yang dilakukan benar-benar diterima oleh Allah SWT. (AaN)
 

Bagikan Artikel : WhatsApp
T

Diterbitkan Oleh

Tim Website Nailul Maram