Selamat datang di website resmi Masjid Jami Nailul Maram Kabupaten Sinjai Sebagian orang tidak setia padamu. Mereka setia pada kebutuhannya akan dirimu. Begitu kebutuhan mereka berubah, kesetiaannya pun berubah.❤️ Selamat datang di website resmi Masjid Jami Nailul Maram Kabupaten Sinjai Sebagian orang tidak setia padamu. Mereka setia pada kebutuhannya akan dirimu. Begitu kebutuhan mereka berubah, kesetiaannya pun berubah.❤️
Kembali ke Berita
Dakwah dan Kajian 23 Juli 2026 171 Kali Dibaca

Syekh Asal Kuwait Ungkap Rahasia Tabungan Akhirat

Syekh Asal Kuwait Ungkap Rahasia Tabungan Akhirat

Harta bisa habis, jabatan bisa berakhir, namun ada satu tabungan yang tak pernah berhenti bertambah meski pemiliknya telah terlelap dalam tidur, yakni tabungan pahala. Pesan inilah yang disampaikan Syekh Mohammad An Naqawy dari Kuwait dalam Tabligh Akbar Safari Dakwah Sinjai Al Markaz Al Islamy di Masjid Jami Nailul Maram, Kamis (23/7/2026) usai salat Magrib.

 

Di hadapan jamaah, Syekh Mohammad An Naqawy mengajak umat Islam untuk mempersiapkan bekal terbaik menuju akhirat dengan memperbanyak amal kebaikan dan mengajak orang lain kepada jalan kebenaran.

 

Menurutnya, tabungan kebaikan adalah investasi yang nilainya terus bertambah setiap detik. Bahkan, seseorang tetap bisa memperoleh pahala meski sedang tidak bekerja selama kebaikan yang pernah dilakukannya terus memberikan manfaat bagi orang lain.

 

"Setiap detik tabungan kita di akhirat bisa terus bertambah dengan kebaikan yang kita lakukan dan kebaikan yang kita ajarkan kepada orang lain," ungkapnya.

 

Ia mengutip hadis riwayat Abu Hurairah yang menjelaskan bahwa siapa saja yang menunjukkan atau mengajak orang lain kepada petunjuk dan kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala sebesar pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang tersebut.

 

Tak hanya itu, Syekh Mohammad An Naqawy juga mengangkat makna Surah Al-Fushilat ayat 33 yang menegaskan kemuliaan orang yang mengajak manusia kepada Allah dan beramal saleh. 

 

Menurutnya, dakwah tidak hanya dimaknai sebagai ceramah di atas mimbar, tetapi juga melalui tulisan, keteladanan, dan setiap upaya yang mampu mendekatkan manusia kepada kebenaran.

 

Dalam tausiyahnya, ia turut membagikan kisah inspiratif seorang warga Filipina yang mendapatkan sebuah kitab atau buku saku tentang Islam saat berada di salah satu negara Arab. 

 

Rasa penasaran mendorongnya untuk membaca isi buku tersebut hingga akhirnya Allah SWT memberinya hidayah untuk memeluk Islam.

Tak berhenti sampai di situ, pria tersebut kemudian mengajak rekan-rekan kerjanya untuk mengenal Islam hingga sekitar 10 orang memutuskan menjadi mualaf.

 

Sekembalinya ke Filipina, ia memulai dakwah dari lingkungan terdekatnya, mulai dari keluarga, kerabat hingga masyarakat di sekitarnya. Dengan izin Allah SWT, dakwahnya berhasil mengantarkan sekitar 3.000 warga Filipina memeluk Islam.

 

"Bisa dibayangkan betapa besar tabungan pahala yang terus mengalir kepadanya. Bahkan orang yang menjadi sebab sampainya petunjuk berupa buku saku Islam itu kepadanya juga terus mendapatkan aliran pahala," tuturnya.

 

Melalui kisah tersebut, Syekh Mohammad An Naqawy mengajak umat Islam untuk tidak pernah meremehkan amal kebaikan sekecil apa pun. Sebab, satu kalimat yang menginspirasi, satu tulisan yang menuntun, atau satu perbuatan baik yang dicontoh orang lain dapat menjadi tabungan pahala yang terus mengalir hingga akhir hayat.

 

"Jangan pernah lelah mengajak kepada kebaikan. Bisa jadi, kebaikan kecil yang kita lakukan hari ini menjadi sebab hidayah bagi banyak orang dan menjadi tabungan yang tak pernah habis di akhirat kelak," pesannya. (AaN)

 

Bagikan Artikel : WhatsApp
T

Diterbitkan Oleh

Tim Website Nailul Maram